Rabu, 09 November 2016
Rabu, 26 Oktober 2016
Nasi Tumpeng Untuk Ahok
nasi tumpeng buat ahok
nasi tumpeng buat ahok
Habiburokhman dan rombongan ACTA tidak hanya ingin memberikan ucapan selamat. Mereka pun membawa tumpeng nasi kuning dengan lauk komplet yang ditutupi plastik bening. "Ahok di mana? Kami mau kasih tumpeng buat dia," ujar Habiburokhman, yang juga politikus asal Gerindra tersebut.
Namun Habiburokhman dan teman-temannya itu tidak diperbolehkan masuk dan membawa tumpeng ke ruang tamu Balai Kota. Mereka dihadang oleh tiga petugas keamanan Balai Kota. Seorang petugas pengamanan dalam di Balai Kota, Sumarna, mengatakan Ahok tidak bisa menerima tamu hari ini.
Sontak rombongan Habiburokhman naik pitam. Apalagi Habiburokhman mengatakan tumpeng itu dibuat satu malam agar Ahok cuti bisa cuti tenang. "Tenang selamanya, dan tumpeng ini tidak ada sianida," ujarnya.
Mendengar pernyataan Habiburokhman, Sumarna tetap berdiri menjaga pintu. Sumarna pun menyuruh Habiburokhman menaruh tumpeng yang berisikan ayam goreng dan telur goreng itu di atas meja.
Seorang anggota ACTA pun melihat Ahok dari balik kaca di tempat mereka ditahan oleh Pamdal. Spontan rombongan Habiburokhman langsung berteriak, "Itu Ahok, itu Ahok," ujarnya. Namun, Sumarna tetap berdiri dan tidak memberikan peluang ACTA menerobos pintu masuk. "Enggan bisa," ujar Sumarna.
Karena tidak diterima oleh Ahok, Habiburokhman dan rombongan ACTA memotong tumpeng yang dibawanya. Mereka pun memberikan potongan tumpeng tersebut kepada warga yang ada di Balai Kota.
Selasa, 11 Oktober 2016
Minggu, 09 Oktober 2016
Langganan:
Postingan (Atom)